Makmurkan Masjid, Berdayakan Umat

Posts Tagged masjid annuur

Tahun Baru Islam, Momen Muhasabah Diri

Tahun Baru Islam, Momen Muhasabah Diri

Ustadz HM. Arifin Ilham (Pengajian Bulanan di Masjid An-Nuur)

MASJIDANNUUR.com| Ahlan wa sahlan Muharram, selamat datang Tahun Baru Islam 1439. Pergantian tahun harus menjadi pelajaran berharga untuk mengevaluasi diri selama setahun. Muslim yang baik adalah yang mempersiapkan diri untuk menghadap Allah.

Pergantian hari, pergantian bulan, pergantian tahun adalah seperti titian panjang, dimana setelah kita melewatinya sekian lama, kita akan menjumpai suatu titik akhir. Berhenti! Mati!

Semestinya pergantian hari, bulan, dan tahun merupakan pengingat bagi kita untuk menghitung-hitung seberapa banyak bekal yang sudah kita siapkan, membuat kita menunduk takut, tak mampu memamerkan wajah kesombongan dihadapan kekuatan waktu yang akan menggilas umur. Semakin mendekatkan kita ke padang kematian.

Tahun baru Islam harus menjadi momentum untuk segera berhijrah. Hijrah  ruhiyah, aqliyah, lisaniyah, dan  jasadiyah, semua harus dilakukan. Hijrah  ruhiyah, semakin mendekat kepada Allah. Hijrah  aqliyah, semakin pandai membaca peringatan-peringatan Allah dari bahasa-bahasa alam ini.

Sungguh telah tampak kerusakan di darat dan lautan karena tingkah laku manusia, agar merasakan akibat perbuatan mereka. Semua itu supaya mereka kembali kepada Allah. Jadi, peringatan itu adalah bentuk kasih sayang Allah SWT. Orang Mukmin harus pandai membaca bahasa peringatan dari Allah.

Hijrah  lisaniyah, perbanyaklah bicara kebaikan, jangan berdusta, bergunjing, menghina, memfitnah, jangan sumpah palsu. Negeri ini paling banyak sumpahnya.

Hijrah  jasadiyah, artinya semua kekuatan fisik, politik, ekonomi, sosial, budaya, komponen bangsa ini yang menjadi amanah Allah yang dicanangkan dalam kemerdekaan, ”Berkat rahmat Allah”, mari kita olah bersama dengan mewujudkan keseriusan, taat. Ini yang hilang dari kita selama ini. Hijrah, meninggalkan sesuatu yang dilarang oleh Allah dan melaksanakan totalitas segala perintah dari Allah. Jadi, hijrah jangan hanya dimaknai secara fisik, hijrah itu pindah dari Makkah ke Madinah.

Marilah kita introspeksi diri, bermuhasabah, berzikir, dan beristigfar (memohon ampunan) kepada Allah. Menurut saya, bahasa yang paling tepat untuk mengingatkan ini bukan lagi introspeksi. Itu terlalu halus. Yang tepat adalah interogasi diri! Istilah saya interogasi diri. Jadi, harus interogasi diri. Bahasa ini harus dimunculkan. Dan, ini harus semua orang melakukannya.

Hijrah itu  minazh zhulumati ilannur, dari kegelapan menuju cahaya-Nya, dari kemaksiatan kepada ketaatan. ”Dan seandainya penduduk suatu negeri benar-benar beriman dan benar-benar bertakwa kepada Allah maka Allah turunkan keberkahan dari langit dan bumi…. (QS Al-A’raf [96].

Perbanyaklah zikir, muhasabah kepada Allah SWT. Mengapa? Pergantian tahun, berarti menunjukkan makin bertambahnya umur kita, tapi semakin berkurang jatah hidup kita. Karena itu, segeralah perbaiki diri agar bisa menjadi orang lebih baik di masa-masa mendatang.

Jadi, tanda keimanan seorang Mukmin, yakni terus menghisab (mengevaluasi–Red) dirinya. Kemudian, dengan kesadaran dalam hidup ini, dia memanfaatkan waktu untuk mengumpulkan bekal di akhirat. Karena, kehidupan akhirat selama-lamanya dan dunia ini cuma sebentar. Nah, waktu yang sebentar inilah harus digunakan untuk terus-menerus melakukan muhasabah. []

 

Buletin An-Nuur Mei 2015

Buletin An-Nuur Mei 2015

BULETIN AN-NUUR MEI 2015

Buletin An-Nuur April 2015

Buletin An-Nuur April 2015

BULETIN AN-NUUR APRIL 2015

Malam ke-21, Jamaah Qiyamullail Masjid An-Nuur Membludak

Malam ke-21, Jamaah Qiyamullail Masjid An-Nuur Membludak

MASJIDANNUUR.com| Jakarta–Sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan, masjid mulai ramai dipadati jamaah yang ingin beri’tikaf. Salah satunya adalah Masjid An-Nuur Permata Timur Kalimalang Jakarta Timur ini. Di malam ke-21, Jumat dini hari dipadati jamaah yang ingin shalat qiyamullail berjamaah.

Masjid An-Nuur setiap datang Ramadhan selalu menyelenggarakan program qiyamullail berjamaah pada sepuluh hari akhir Ramadhan. Tak hanya itu, jamaah juga mendapatkan hidangan nasi kotak untuk sahur secara gratis dari DKM Masjid An-Nuur. Seluruh kegiatan ini disponsori oleh Pandu Logistics.

Malam ke-21 ini dari pantauan di lokasi, kupon nasi kotak yang terbagi mencapai 600 kupon. Artinya, jamaah yang datang pada qiyamullail perdana ini telah mencapai 600 jamaah. Tak heran jika jamaah shalat qiyamullail hingga meluber ke teras masjid.

Pada malam ke-21, penceramah diisi oleh Ustadz H. Agung Yulianto dengan tema bahasan seputar amalan-amalan di bulan Ramadhan. Menurut Ustadz Agung, ada amalan yang jika dikerjakan pahalanya sangat besar bahkan melebihi shalat berjamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Di antara amalan itu adalah sedekah, berdakwah dan pemimpin yang adil.

Makanya tidak heran, tambah Ustadz Agung, para sahabat menyedekahkan hartanya di jalan Allah dengan totalitas, bahkan mereka berdakwah hingga di luar wilayah Arab. Meskipun mereka dekat dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, tapi mereka memilih merantau untuk berdakwah.

“Amalan-amalan itu jika dikerjakan dengan ikhlas semata-mata karena Allah, pahalanya akan melebihi shalat berjamaah di dua masjid tersebut,” ungkapnya. [FATH]

 

 

Ragam Kegiatan Ramadhan di Masjid An-Nuur

Ragam Kegiatan Ramadhan di Masjid An-Nuur

MASJIDANNUUR.com| Jakarta–Ramadhan menjadi momentum yang luar biasa bagi DKM Masjid An-Nuur. Berbagai kegiatan terjadwal rapi untuk meningkatkan kualitas keimanan para jamaahnya. Ada beberapa kegiatan, baik sebelum atau sesudah Ramadhan.

Menurut Ketua DKM Masjid An-Nuur Harris Fadillah, sebelum Ramadhan tiba DKM memiliki jadwal bersih-bersih masjid. Tujuannya agar selama pelaksanaan Ramadhan, masjid benar-benar bersih dan nyaman untuk beribadah kepada Allah.

Saat Ramadhan, DKM juga menggelar kegiatan program tauhid yang dikemas dalam bentuk kajian Islam. Adapun kajiannya adalah tentang hadis (Ust. Muhammad Faisal), bab zakat (Ust. Mulyadi Efendi), bab tauhid (Ust. Lukman Saleh), dan tentang jihad (Ust. Jaffar Umar Thalib. Selain itu juga ada live siaran taraweh dari televisi Saudi Arabia setelah teraweh.

Harris juga menjelaskan, Masjid An-Nuur juga menerima dan siap menyalurkan zakat, infaq dan sedekah dari para jamaah untuk diberikan kepada yang membutuhkan. Selain itu, Harris juga mengajak kepada para jamaah untuk memaksimalkan perpustakaan masjid agar pemehaman tentang keislaman bertambah.

Adapun kegiatan kemakmuran dan pelayanan masjid  seperti ketrampilan, kesehatan  dan olahraga selama Ramadhan juga tetap berjalan. Seperti pelatihan keterampilan memanfaatkan kertas bekas setiap Ahad setelah Ashar. Kegiatan ini koordinatornya Respati dan Gufron.

Kegiatan kerapian dalam bentuk pelayanan potong rambut dan bekam sunnah diselenggarakan setelah Jumatan dan Sabtu jam 10 pagi, dengan koordinatornya Rozi dan Teguh. Sedangkan olahraga memanah dan Aikido setiap Sabtu pagi puul 07.00 sampai 09.30 yang dikomandoi oleh ZulLubis dan Ajie.K.

“Seluruh kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kualitas diri sebagai muslim, semoga para jamaah bisa memaksimalkan seluruh kegiatan yang ada di Masjid An-Nuur ini, insya Allah,” tuturnya. [FATH]

 

 

Masjid An-Nuur Gelar Qiyamullail di 10 Terakhir Ramadhan

Masjid An-Nuur Gelar Qiyamullail di 10 Terakhir Ramadhan

MASJIDANNUUR.com| Jakarta–Malam ini adalah malam ke-21 di bulan Ramadhan. Banyak masjid membuka pintu lebar-lebar untuk para jamaah yang ingin beri’tikaf di dalam masjid guna meningkatkan ibadah di bulan suci Ramadhan. Salah satunya adalah Masjid An-Nuur Permata Timur Kalimalang Jakarta Timur ini.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Masjid An-Nuur menggelar kegiatan qiyamullail di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. Untuk malam ganjil, qiyamullail akan diisi oleh penceramah, sedangkan malam genap tanpa penceramah. Adapun para penceramah yang sudah siap hadir adalah H. Agung Yulianto (Malam 21), H. Ahmad Roudl Bahar (malam 23), H. Habib Ahmad Al Kaff (Malam 25), H. Bachtiar Nasir (Malam 27) dan Ustadz H Dody Al-Jambary (Malam 29).

Sedangkan imam shalat qiyamullail selama 10 hari adalah Alhafidz Drs. H Hasanudin Sinaga, SQ, MA (Imam tetap Masjid Istiqlal), Alhafidz H Nur Syarifudin Zakky, SQ (Qori’ Nasional), Alhafidz H. Ahmad Rafiudin (Imam tetap Masjid Istiqlal), Alhafidz H. Khairil Anwar (Qori’ Nasional), Alhafidz H. Ali Imran (Imam tetap Masjid Al-Azhar) dan Alhafidz H. Luqman.

Selain kegiatan qiyamullail dan ceramah agama, Masjid An-Nuur juga menyiapkan hidangan sahur bersama secara gratis. Biasanya, para jamaah yang datang ke Masjid An-Nuur antara 500 hingga 1.000 jamaah.

Kegiatan syiar Ramadhan ini, disponsori oleh perusahaan jasa pengiriman Pandu Logistics. Semoga amal kebaikan yang diberikan oleh Pandu Logistics menjadi berkah. Amin ya Rabbal alamien. [FATH]

Buletin An-Nuur Maret 2015

Buletin An-Nuur Maret 2015

Buletin An-Nuur Februari 2015

BULETIN AN-NUUR FEBRUARI 2015

Cinta Masjid, Berburu Shalat Berjamaah di Negeri Kanguru

Cinta Masjid, Berburu Shalat Berjamaah di Negeri Kanguru

MASJIDANNUUR.com| Jakarta–Perjalanan wisata Islami kali ini menuju negeri Kanguru, Australia. Tepatnya pada tanggal 18-22 Mei 2017, sebanyak 12 orang yang dipimpin oleh Dewan Pembina DKM An-Nuur, HM. Bhakty Kasry mengadakan muhibah ke Australia.
Seperti perjalanan sebelumnya ke beberapa mancanegara, rombongan selalu melakukan maping perjalanan untuk mendapatkan masjid untuk shalat berjamaah dan makanan halal di negeri minoritas Muslim. “Kami menikmati keindahan ciptaan Allah yang ada di luar, Maha Besar Allah atas segala yang diciptakan-Nya,” paparnya.
Perjalanan ke Australia itu juga mengikutsertakan imam Masjid Istiqlal, Ustadz H. Hasanudin Sinaga untuk memimpin setiap shalat berjamaah. Bahkan Ustadz Hasanudin menjadi khatib Jumat di Masjid Al-Hijrah di Sydney.
Dalam wisata ruhani ini, ada juga dua manusia langka H.M Zubir dan H. Imran Pasaribu ikut serta dalam silaturahim ke beberapa masjid di Australia. Mengapa langka, karena mereka berdua telah menjalankan ibadah shalat Jumat selama 6.5 tahun di masjid-masjid yang berbeda-beda, baik di Jabodetabek, Nasional maupun luar negeri.
Selama di Australia, rombongan mengunjungi 4 masjid. Masjid orang Turki, masjid orang Lebanon, masjid orang Indonesia dan masjid Australia.
Selain masjid, rombongan juga menikmati keindahan alam Australia salah satunya di Blue Mountains National Park, dan kuliner halal. “Alhamdulillah perjalanan berjalan lancar, dengan tetap menjalanakn ibadah kepada Allah di masjid-masjid yang ada di Australia,” katanya.
Selama berada di Autralia, rombongan dibimbing oleh seorang guide orang Indonesia yang bernama Pak Samsul asal
Tulung Agung yang sudah menetap selama 17 tahun, disamping itu rombongan dijamu makan oleh kawan yang sholeh yang
bernama Pak Rizal juga sudah menetap selama 30 tahun.

10 Amalan Penting di Bulan Ramadhan

10 Amalan Penting di Bulan Ramadhan

MASJIDANNUUR.com| Jakarta–Umat Islam di bulan Ramadhan sengaja dilaparkan dan dihauskan serentak oleh Allah SWT. Namun, di pagi hari, makan sahur bareng-bareng. Seluruh umat Islam diharapkan untuk meningkatkan amal ibadah selama bulan suci Ramadhan. Keimanan seseorang dilihat dari seberapa besar amal ibadah yang bermanfaat buat orang lain.

Dalam situasi seperti ini, marilah kita berbuat. Agama itu al-amal(tindakan nyata). Makanya, iman seseorang dilihat dari seberapa besar manfaat kita buat orang lain. Jangan mengaku beriman kalau belum menjadi orang bermanfaat. Khairunnasi anfa’uhum linnasi (Sebaik-baik manusia ialah yang paling bermanfaat buat orang lain).

Ramadhan merupakan bulan keluarga, bulan tetangga, bulan persaudaraan, bulan fakir miskin, bulan yatim piatu, bulan memerhatikan mereka yang papa, karena kita sengaja dilaparkan, dihauskan serentak oleh Allah SWT. Sementara anak-anak yatim, kaum papa, dan fakir miskin sudah sejak lama terbiasa lapar. Diantara hikmahnya ialah ada efek sosial yang tinggi. Makanya, kita dikeluargakan oleh Allah SWT. Mana terjadi kita makan bareng pagi-pagi, kecuali di bulan suci Ramadhan.

Pada bulan Ramadhan ini ada amalan penting yang harus dilakukan oleh umat Islam agar pelaksanaan Ramadhannya berkualitas. Ada 10 amalan penting yang bisa dilaksanakan di bulan Ramadhan, yaitu:

  1. Anjuran berpuasa. “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa…” (QS. Al-Baqarah [2]:183).
  2. Anjuran untuk mendirikan shalat malam, seperti tahajud dan taraweh. “Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.”(QS. Al-Isra [17]:79).
  3. Anjuran untuk membaca, mengkaji al-Qur’an. “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)…” (QS. Al-Baqarah [2]:185)
  4. Memperbanyak amalan sedekah “Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa’at[160]. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim. (QS. Ak-Baqarah [2]: 254).
  5. Memberi makanan berbuka & syahur. “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga. (HR. Tirmidzi)
  6. Memperbanyak i’tikaf di masjid. “….Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf[115] dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.” (QS. Al-Baqarah [2]:187).
  7. Memperbanyak duduk di majelis ilmu dan zikir. “”Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan Al Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya. (QS. Al-Imran [3]:79)
  8. Memperbanyak berdoa kepada Allah. “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (QS. Al-Baqarah [2]:186)
  9. Memperbanyak zikir kepada Allah. “Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang. (QS. Al-Ahzab [33]:41-42).
  10. Memperbanyak bersilaturrahim. “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya[263] Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain[264], dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS. An-Nisa’ [4]:1)

 

ALAMAT

Masjid An-Nuur Perumahan Permata Timur Curug Kalimalang Jakarta Timur 13450
Phone: (021) 86900849
Fax: (021) 86900877
Website: http://masjidannuur.com
Email: masjidannuur212@gmail.com

LOKASI MASJID