Makmurkan Masjid, Berdayakan Umat

PRESTASI

Juara Dua Lomba Binaul Masjid Tahun 2010

Jumat, 1 Oktober 2010 menjadi moment bersejarah bagi Masjid An-Nuur Komplek Perumahan Permata Timur I Kalimalang Jakarta Timur, pasalnya masjid ini mendapatkan penghargaan dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang diberikan oleh Walikota Jakarta Timur dalam lomba Binaul Masjid se Jakarta Timur.

Dalam surat keputusan yang dibacakan oleh DMI Jakarta Timur disebutkan bahwa Masjid An-Nuur mendapatkan peringkat kedua dengan nilai 11.003 dalam hal kemakmuran masjid. Adapun juara pertama diraih oleh Masjid Syuhada, Pulogadung dengan nilai 11.805, juara ketiga Masjid Al-Ijtihad, Cibubur dengan nilai 10.860 dan harapan satu oleh Masjid Al-Ikhlas, Condet dengan nilai 10.000.

Menurut Ketua Dewan Pembina DKM Masjid An-Nuur, Dr HM Bhakty Kasry, penghargaan ini wujud kepedulian pemerintah terhadap masjid-masjid yang memiliki kegiatan syiar Islam. “Bahkan insyaAllah Pemerintah juga akan mengusahakan pengurusan sertifikat tanah masjid lebih cepat lagi,” katanya.

Sementara itu Ketua Dewan Penasihat DMI Jakarta Timur, H Andi Mappaganty mengatakan bahwa pemberian penghargaan ini untuk meningkatkan kemakmuran masjid agar syiar Islam terus terjaga.

Andi mengatakan bahwa di Indonesia saja ada puluhan ribu masjid yang tersebar di pelosok negeri, hal ini tidak akan bisa ditemui di negara-negara lain. Maka dari itu, Andi yang juga mantan Walikota Jakarta Timur ini mengajak agar tak henti-hentinya memakmurkan masjid. “Keindahan, kebersihan, dan kegiatan ibadah jamaahnya harus terus ditingkatkan,” paparnya dalam sambutan pemberian penghargaam loma Binaul Masjid.

Sementara itu Wakil Walikota Jakarta Timur, Drs. H. Asep Syarifudin, M.Si, mengatakan bahwa masjid ini sesuai dengan namanya An-Nuur, memberikan cahaya bagi jamaahnya yang memakmurkan masjid ini.

Asep menambahkan bahwa Masjid An-Nuur harus dipertahankan sebagai masjid andalan Jakarta Timur dalam perlombaan Binaul Masjid se DKI Jakarta. “Kami akan berusaha keras untuk menjadikan masjid ini menang dalam perlombaan nanti,” katanya.

Bahkan Asep akan mengurus secepatnya mengenai surat-surat tanah masjid ini. Karena sangat disayangkan, masjid seindah dan semakmur ini ternyata surat-suratnya masih belum tuntas. ”Kami akan segera menyelesaikan permasalah surat tanah masjid ini,” katanya.

Usai penyerahan piala, acara pun dilanjutkan shalat Jum’at berjamaah serta makan siang di kediaman Pak Bhakty. Selamat untuk Masjid An-Nuur.

 

An-Nuur Juara 3 se DKI Jakarta 2012

An-Nuur kembali menorehkan sejarah tinta emasnya. Dalam ulang tahun ke-40 Dewan Masjid Indonesia (DMI), DMI menggelar lomba binaaul masaajid se DKI Jakarta. Tahun ini, Masjid An-Nuur mendapatkan penghargaan sebagai juara ketiga lomba binaaul masaajid se DKI Jakarta. Sebelumnya, tahun 2010 Masjid An-Nuur mendapatkan juara kedua binaaul masaajid se Jakarta Timur.

Masjid An-Nuur yang berada di Kompleks Perumahan Permata Timur I Kalimalang Jakarta Timur, merupakan masjid yang memiliki program shalat tahajud berjamaah setiap hari Jumat dan Ahad. Selain itu pengajian pekanan yang rutin diadakan di masjid ini.

Menurut Ketua Dewan Pembina DKM Masjid An-Nuur, H.M. Bhakty Kasry, dirinya bersyukur Masjid An-Nuur mendapatkan penghargaan lagi. “Semua ini berkat kepedulian para jama’ah yang terus meramaikan masjid ini,” katanya.

Penghargaan dari DMI ini sekaligus sebagai penyemangat para pengurus untuk tetap mempertahankan dan meningkatkan kualitas program masjid ini. “Semoga ini menjadi amal ibadah kita untuk menuju akhirat kelak, amin,” tuturnya.

Sementara itu Ketua DKM Masjid An-Nuur H. Alex BA Muharam merasa bersyukur bahwa Masjid An-Nuur mampu meningkatkan kualitas programnya, sehingga masjid ini naik peringkatnya dari juara kedua se Jakarta Timur meningkat menjadi juara ketiga se DKI Jakarta. “Semoga kegiatan yang ada di masjid ini benar-benar bisa memberikan dampak positif bagi pribadi para jama’ahnya,” katanya.

Milad DMI ke-40 ini bertepatan dengan HUT DKI Jakarta ke 485 yang jatuh pada tanggal 22 Juni. Acara dihadiri Wakil Ketua DMI Pusat, KH Masdar Farid Mas’udi dan Wakil Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata, H. Sukesti Martono.

Sementara itu Wakil Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata, H. Sukesti Martono menjelaskan, DKI Jakarta yang saat ini berusia 485 tahun adalah kota dengan beribu-ribu masjid. Sebab di DKI Jakarta saja terdapat 3.148 masjid, 5.648 mushola, 5.584 majelis taklim, 1.018 ormas Islam, 385 kelompok kesenian Islam dan 41 radio dakwah Islam.

“Fungsi masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah saja, tetapi juga pengembangan masyarakat, persatuan umat, pendidikan dan problematika masalah sosial umat Islam serta untuk memperbaiki akhlak umat dalam dimensi kehidupan,” ujar Sukesti.

Memperingati Milad ke 40 ini, DMI DKI Jakarta mengadakan kegiatan seperti lomba binaaul masaajid untuk masjid masyarakat dan sekolah, work shop koperasi dan manajemen masjid, pelatihan imam dan khatib, dan akan memperbaiki pengeras suara di 1.000 masjid se DKI Jakarta.